Rabu, 14 Juli 2021

Bahwa dan Kalau Kacau

Akhir-akhir ini penggunaan kata *bahwa* dan "kalau* semakin kacau. Padahal sangat berbeda posisi dari kedua entri tersebut. 

Contoh kalimat yang menggunakan *kalau* :
Saya sudah katakan *kalau* ayah saya sudah meninggal.
Mestinya menggunakan *bahwa*.

Penggunaan *kalau* itu dalam kalimat yang mengabarkan bahwa hal belum dilakukan atau terjadi. 
Misal: 
*Kalau* saya sudah bekerja dan memperoleh gaji besar, saya akan membeli mobil bak terbuka. 

Penggunaan*bahwa*
Contoh: Dia mengatakan *bahwa* tahun lalu kurban 2 ekor kambing. 
Hal yang sudah terjadi diceritakan kembali.

Kesimpulan:
Kata *bahwa* digunakan dalam kalimat menceritakan kembali karena peristiwanya sudah terjadi. Kata *kalau* digunakan dalam kalimat yang peristiwanya belum terjadi masih berupa angan-angan.

Marilah kita gunakan kata tersebut dalam kalimat yang semestinya.


Tidak ada komentar :

Posting Komentar